Selasa, 04 Agustus 2009

HIPMAL

HIMPUNAN MAHASISWA LOMBOK
(HIPMAL)
Sekretariat: Jalan Ngurah Rai 12, Singaraja Bali

PROFIL HIMPUNAN MAHASISWA LOMBOK

"Hai sekalian manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal..........." (QS. Al-Hujurat ayat 13)

Kemajuan suatu bangsa hanya dimungkinkan oleh adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi segenap komponen bangsa. Sumber daya manusia yang berkualitas tentunya akan terwujud hanya melalui pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah bangsa Indonesia mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dari tingkat dasar, menengah sampai perguruan tinggi. Lembaga-lembaga pendidikan ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan akan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimaksud. Dalam pelaksanaannya, setiap orang tentunya boleh memilih lembaga pendidikan mana saja yang dikehendaki dengan harapan lahirnya tunas-tunas bangsa yang akan membawa kemajuan khususnya bagi daerah asalnya.

Pemuda-pemuda Lombok yang sadar akan arti pentingnya pendidikan berusaha mengambil peran, sebagai upaya memajukan daerah. Hal ini terlihat dari banyaknya putra-putri lombok yang menimba ilmu di perguruan tinggi-perguruan tinggi setempat yang berpusat di kota Mataram. Meskipun di daerah (baca: Lombok) sudah ada perguruan tinggi, akan tetapi kebutuhan setiap orang tentunya berbeda melihat situasi dan kondisi yang ada. Tidak heran kiranya, jika banyak pula putra-putri lombok yang mengambil inisiatif untuk menuntut ilmu dan mencari pengalaman di luar daerah. Sampai saat ini, ribuan putra dan putri daerah asal Lombok menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kota Singaraja sebagai kota pendidikan kedua setelah Jogjakarta, merupakan salah satu kota yang diminati oleh pemuda-pemuda asal Lombok sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan dan menggali pengalaman. Terlihat dari daftar peminat PMJK (Penerimaan Mahasiswa Jalur Khusus), SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru), dan PMJL (Penerimaan Mahasiswa Jalur Lokal) selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya, baik di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta.

Bahkan pada setiap tahunnya, tercatat 15-20 mahasiswa Lombok diwisuda oleh berbagai Lembaga pendidikan Tinggi yang notabene mahasiswa IKIP Negeri Singaraja (Pada tahun ajaran baru ini resmi menjadi Universitas Pendidikan Ganesha/UNDIKSHA).

Dalam perkembangannya, banyaknya mahasiswa Lombok yang ada di daerah rantau khususnya Singaraja telah memberikan sumbangsih positif berupa prestasi-prestasi yang mengangkat nama daerah Lombok baik prestasi akademik maupun prestasi pada kegiatan ekstrakurikuler. Bahkan, dalam bidang sosial, mahasiswa Lombok banyak mengambil peran, misalnya sebagai pengurus pada yayasan-yayasan sosial, pondok pesantern, panti asuhan, dan sebagainya. Akan tetapi tidak dapat disangkal dengan banyaknya pula, akan melahirkan berbagai pemikiran dan tindakan yang harus diarahkan kepada hal-hal yang sifatnya positif. Disinilah diperlukannya suatu wadah sebagai sarana pemersatu mahasiswa Lombok, sehingga berbagai kepentingan yang melahirkan pemikiran-pemikiran dan tindakan-tindakan dapat terakomodir sebagai suatu hal yang positif. Melihat kebutuhan akan adanya wadah pemersatu mahasiswa Lombok yang menuntut ilmu di Singaraja dan didukung oleh kebulatan tekad untuk memajukan daerah asal, maka pada tanggal 25 Mei 2006 melalui sebuah Musyawarah Akbar yang dihadiri oleh orang-orang Lombok (baca: mahasiswa, pelajar, dan orang tua yang sudah bekerja baik PNS maupun swasta) yang berdomisili di daerah Buleleng sepakat membentuk wadah yang bernama Himpunan Mahasiswa Lombok (HIPMAL).

HIPMAL merupakan organisasi ke-mahasiswa-an yang dibentuk atas aspirasi mahasiswa Lombok yang menuntut ilmu di Singaraja. Aspirasi tersebut lahir dari realita yang ada, di mana organisasi sebelumnya yang bernama IKBAL (Ikatan Kluarga Besar Lombok) hanya mampu menjangkau kalangan pelajar dan mahasiswa. Padahal telah jelas dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKBAL, bahwa anggota IKBAL adalah seluruh lapisan masyarakat asal Lombok yang berdomisili di Singaraja. Akan tetapi dalam pelaksanaan program kerja lebih didominasi oleh kalangan mahasiswa, mengingat keterbatasan dan kendala yang ada pada golongan tua. Hal ini merupakan ketimpangan dalam perjalanan roda organisasi, karena pengurus mengalami kesulitan mengenai hak dan kewajiban anggota terkait pembagian agenda kerja.

Setelah terbentuknya HIPMAL bukan berarti IKBAL hilang tanpa jejak. Malah IKBAL semakin eksis dengan beranggotakan orang-orang Lombok non mahasiswa, lebih-lebih setelah terpilihnya Ketua Umum dan perangkat-perangkatnya. Dalam pelaksanaan program kerja kedua organisasi ini (HIPMAL dan IKBAL) tetap melakukan koordinasi sehingga nampak jelas adanya pembagian kerja sesuai dengan fungsi dan bidangnya masing-masing.

Himpunan mahasiswa Lombok (HIPMAL) bertujuan untuk mengembangkan intelektual muda yang akan mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Program-program kerja yang telah disepakati dalam Rapat Kerja Anggota merupakan sebuah usaha untuk merealisasikan tujuan tersebut, minimal sebagai ajang pembelajaran. Diharapkan pula adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia, bukan saja dari segi intelektual akan tetapi lebih kepada moral/akhlak dan skill dalam melakukan interaksi sosial, sehingga memberikan kontribusi positif bagi daerah asalnya yaitu Pulau Seribu Mesjid (Lombok ) yang tercinta.

Tujuan adalah sesuatu yang harus dijalani proses terwujudnya dalam skala maksimal. Dalam pencapaian tujuan yang direpresentasikan pada program kerja ini tentu membutuhkan motivasi dan dukungan dari semua pihak yang sifatnya moril dan materil. Adanya kontribusi yang datang dari luar terutama dari pihak yang bersifat institusional merupakan sebuah kekuatan dalam pelaksanaan operasional organisasi. Oleh karena itu, terwujudnya tujuan Himpunan Mahasiswa Lombok (HIPMAL) akan sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak dengan ada atau tidaknya sarana dan prasarana pendukung serta biaya operasional organisasi.

Tidak ada komentar: